Water heater merupakan piranti yang berfungsi untuk memanaskan air yang menggunakan energi sebagai sumber pemanas. Pada awalnya untuk mendapatkan air panas biasanya kita memasak air atau memanfaatkan air panas langsung dari alam. Dengan water heater kita bisa mendapatkan air panas dengan praktis dan instan.
Untuk menjaga unit water heater tetap dalam kondisi baik, berikut ini tips merawat water heater yang perlu Anda perhatikan :
Air yang masuk ke tangki water heater haruslah dalam keadaan bersih dan sehat yaitu tidak berbau dan tidak keruh. Air harus terbebas dari partikel seperti : unsur kapur, batu, dan pasir yang dapat menyumbat saluran air dan merusak water heater. Untuk mengatasi hal tersebut maka sebaiknya dipasang filter atau saringan pada saluran input tangki pemanas yang berguna menyaring partikel tersebut.
Lakukan pengecekan kondisi perangkat minimal tiga bulan sekali meliputi : pengecekan kontrol Valve/tabok, kelistrikan dan lakukan pembersihan secara berkala. Untuk pembersihan disesuaikan dengan seberapa sering kita memakainya, bila memakainya setiap hari maka pembersihan dilakukan per tiga bulan. Proses pembersihan direkomendasikan untuk menggunakan jasa teknisi yang berpengalaman. Tangki penampungan air Water heater dibersihkan dengan cara menguras seluruh air, membersihkan bagian terluar unit, dan komponen di dalamnya agar terbebas dari endapan mineral.
Periksa Savety Valve (pengaman tekanan berlebih pada tangki) secara berkala. Untuk mencegah penyumbatan naikanlah tuas Valve secara berkala agar air dapat mengalir. Pasang keamanan berganda dengan menempatkan ELCB pada jalur instalasi sebelum listrik masuk ke unit pemanas.
Masalah-masalah yang sering timbul Pada water heater


1. Tidak lancarnya air yang keluar dari keran atau shower, hal ini disebabkan karena tersumbatnya saringan pada kedua ujungnya oleh kotoran. Untuk mengatasinya adalah dengan melepaskan ujung swower lalu bersihkan saringannya maka airpun akan lancar kembali. Selain itu penyebab yang lainnya adalah suplai air yang tersendat karena pasokan air berkurang. Untuk menantisipasinya maka buatlah tandon lalu salurkan ke water heater, bila perlu gunakan motor pendorong.
2. Air yang keluar dari kran atau shower tidak panas, hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya yaitu :
- Pada water heater yang menggunakan tenaga matahari biasanya diakibatkan oleh tertutupnya panel sel surya yang terpasang di luar/outdoor sehingga sinar matahari kurang sempurna mengenainya, bersihkanlah panel ser surya dari debu, dan kotoran yang menghalangina.
- ceklah listrik di rumah, mungkin saja sedang terjadi pemadaman listrik oleh PLN, MCB ELCB turun/off, Control otomatic tidak berfungsi.
- Pada water heater jenis listrik mungkin saja air di dalam tabung pemanas habis, jadi harus menunggu beberapa saat sampai air dalam tangki pemanas tersisi kembali dan memanas.
Demikian tips merawat water heater yang bisa Anda coba lakukan sendiri dirumah, nantikan tips menarik lainnya di website Jakarta Piranti. Untuk melakukan pembelian unit water heater mulai dari water heater gas, water heater listrik hingga water heater tenaga surya bisa menghubungi kami di Whatsapp : 0811-1476-625.












