Tips Menggunakan Test Kit Kolam Renang yang Benar – Untuk menjaga kolam renang dirumah dalam kondisi baik, tentu membutuhkan perawatan yang tepat. Salah satu cara merawat kolam yaitu dengan menjaga kualitas air. Menjaga kadar pH dan Clorine merupakan salah satu upaya merawat kualitas air dalam kolam.
Cara untuk mengetahui kadar pH dan Clorine yang terkandung dalam kolam renang yaitu dengan menggunakan alat test kit kolam. Untuk Anda yang belum punya disarankan membeli Test kit yang lengkap yang berisi seperti thermometer, tabung test alkalinity, tabung test pH dan Chlorine.
Untuk Anda yang barusaja membangun kolam renang dirumah dan ingin mengecek kandungan air dalam kolam, berikut ini cara menggunakan test kit kolam renang yang benar :
Tips Menggunakan Test Kit Kolam Renang yang Benar


- Isi tabung test pH an Clorine dengan air kolam renang dengan perkiraan di kondisi air kedalaman sebatas lengan sekitar 80 – 100 cm.
- Perhatikan takaran air pada tabung sesuai dengan garis batas yang tertulis.
- Kemudian teteskan cairan oto phenol yang berwarna merah untuk tabung pH sedangakan yang berwarna kuning untuk tabung clorine.
- Tutup kedua tabung tersebut dan kocok hingga terjadi perubahan warna.
- Periksalah hasil perubahan warna dengan meilihat kotak petunjuk yang tertera.
- Kondisi air kolam renang yang baik memiliki pH pada 7.2 – 7.6 ppm. Jika pH lebih dari pH air normal maka tambahkan HCL untuk menurunkan kadar pH, jika pH kurang dari pH air normal maka tambahkan Soda Ash untuk menaikan kadar pH (Sesuaikan degan perbandingan volume air kolam).
- kondisi air kolam renang yang baik berada pada clorine 1.0 – 1.5 ppm. Jika kurang dari batas normal maka Anda bisa menambahkan kaporit (Sesuaikan degan perbandingan volume air kolam).
- Jika hasil sudah didapat, bersihkan tabung test kit dengan cara dicuci kemudian keringkan.
Lakukan pengecekan pH dan Clorine pada kolam renang Anda secara berkala untuk menjaga kondisi air kolam selalu dalam kondisi baik. Karena, jika kondisi pH air tidak normal dapat menyebabkan berbagai kerugian yaitu:
- Pertumbuhan lumut akan semakin cepat
- Material yang terbuat dari besi mudah berkarat
- Dapat menyebabkan mata terasa terbakar
- Dapat menyebabkan Kulit kering dan gatal
- Pakaian renang cepat rusak
- Kondisi air kolam menjadi mudah keruh
- Dapat menyebabkan iritasi mata
- Dapat mengakibatkan hidung terasa panas
Dan jika kondisi clorine tidak normal akan berpengaruh seperti : Berkurangnya kemampuan clorine sebagai desinfektan akan menyebabkan tumbuhnya lumut, bakteri dan air menjadi keruh. Informasi pembelian test kit, klik disini!












