Bagi sebagian orang mungkin tidak akan sadar tentang keberadaan alat ini. Jika Anda pernah menyadari, ada sebuah kotak di kitchen sink yang memiliki fungsi dan peranan pada di sistem perpipaan rumah, restoran atau kantor.
Bak atau kotak yang berada dibawah kitchen sink tersebut bernama grease trap. Alat ini merupakan sebuah wadah penangkap lemak dan minyak yang biasanya ada di air buangan dapur. Air buangan dapur yang mengandung minyak dan lemak harus segera dibersihkan sebelum masuk ke jalur perpipaan lebih lanjut.
Air yang mengandung minyak dan lemak dapat menempel pada dinding pipa pipa, jika dibiarkan terus menerus akan menimbulkan gumpalan dan menyumbat jalur pemipaan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Grease Trap (Bak Lemak) lebih lanjut serta bagaimana cara kerjanya. Simak ulasan dibawah ini!
Mengenal Grease Trap Bak Lemak


Sebuah grease trap biasanya terdiri dari dua sampai tiga buah bilik yang berhubungan. Air lemak akan masuk ke bilik pertama. Dibilik ini, kotoran padat/ sisa makanan yang tercampur di air akan disaring atau diendapkan di dasar bilik. Sedangkan minyak dan lemak akan terpisah dengan sendirinya dari air (mengapung) akibat massa jenisnya yang lebih ringan. Selanjutnya, air bersih akan berada di zona tengah dan dialirkan menuju bilik selanjutnya sebelum dibuang ke saluran pipa lanjutan menuju riol kota. Perlu diingat bahwa grease trap tidak bisa membersihkan dirinya sendiri, sehingga diperlukan pembersihan rutin saat lemak dan sisa makanannya sudah menumpuk.
Seiring perkembangan teknologi, grease trap juga mengalami berbagai evolusi. Dari yang dulunya terbuat dari beton bertulang yang dipendam di dalam tanah, berevolusi menjadi bak stainless steel yang anti karat yang bisa dipasang di atas dan bawah tanah, berevolusi lagi menjadi bak yang lebih kecil (portable) yang dilengkapi saringan untuk sisa makanan padat.












