Selamat Datang Di Jakarta Piranti!
Solusi Tekanan Air Lemah: Pakai Pompa Booster Aja! Beli Disini!

Cara Mengatasi Masalah Pompa Kolam Renang

Cara mengatasi masalah pompa kolam renang – Sangat tidak menutup kemungkinan terjadi kerusakan pada mesin pompa kolam meski sudah melakukan perawatan secara benar. Banyak kerusakan pada mesin kolam renang akan yang akan muncul. Seperti penumpukan kotoran dan debu di kolam renang, berbau dan kolam renang menjadi berwarna seperti hijau ataupun coklat.

Cara mengatasi masalah pompa kolam renang

Cara Mengatasi Masalah Pompa Kolam Renang

Kerusakan pompa kolam renang tidak melulu terjadi karenakan kerusakan yang berat. Bisa jadi hanya rusak ringan dan dapat kita atasi sendiri. Jika terjadi masalah pada pompa kolam renang Anda, bisa mencoba cara dibawah ini sebelum menghubungi jasa ahli.

1) Suara pompa terdengar bising

Setiap pompa pasti akan mengeluarkan suara, karena pompa memanfaatkan putaran dari impeller untuk menggerakkan air.

Pada masalah ini, kita perlu memeriksa apakah ada baut atau mur di casing pompa yang terlepas. Rapatkan dan kencangkanlah kembali baut dan mur yang ada di sana. Selain itu, saat instalasi pompa, sering kali kita menemukan adanya jarak antara landasan pompa dengan mesin pompa. Untuk meminimalisir getaran dan suara yang diakibatkannya, berikanlah bantalan karet untuk mengisi jarak antara landasar dasar dengan pompa.

Penyebab lain pompa bersuara bising kemungkinan karena terjadi kavitasi. Ini terjadi ketika tidak ada air yang masuk ke pompa kolam renang, terdapatnya cukup banyak udara yang masuk bersama air. Pada dasarnya hal ini diakibatkan karena saluran pompa kurang atau tidak sama sekali kemasukan air, sehingga impeller akan berputar cepat tanpa air sehingga menimbulkan suara yang lebih berisik dari biasanya.

Permasalahan ini juga akan terjadi jika udara ada masuk ke saluran pompa, sehingga sebelum menghidupkan pompa, pastikan ketinggian air kolam renang Ideal. Untuk memahami ketinggian air yang direkomendasikan dapat Anda simak di artikel Pentingnya Kontrol Ketinggian Air Kolam Renang

2) Pompa tidak menghisap ataupun mendorong air saat dinyalakan

Jika pompa Anda tidak menarik ataupun mendorong air, hal pertama yang perlu di periksa ada skimmer ataupun pada keranjang pompa. Bisa jadi terdapat kotoran yang menyumbat dan menutupi sikemmer atau jalur inlet. Bisa juga keranjang tempat penampungan kotoran di jalur pompa penuh dan menghambat aliran air.

Jika tidak terdapat sumbatan dan pompa tetap tidak menarik air, maka Anda perlu memeriksa bagian impeller pada pompa kolam renang. Pada dasarnya impeller akan selalu terhubung dengan mesin pompa (motor) yang bertugas untuk menggerakkan air. Sering kali Impeller mengalami ganguan yang sering disebut juga Jammed, terutama jika adanya kotoran yang lolos dari skimmer maupun keranjang pompa dan menggangu kinerja impeller sehingga menyebabkan ganguan pada putarannya. Untuk menangani permasalahan ini, kita perlu membuka kasing pompa dan membersihkan bagian dalamnya.

Penyebab lain pompa tidak menarik air karena adanya kebocoran pada saluran pemipaan yang menuju ke arah pompa. Anda dapat mengidentifikasi penyebab hal ini ketika pompa kolam renang tidak bekerja semaksimal sebelumnya dan terdapat suara yang lebih bising. Hal ini disebabkan karena pada bagian pipa yang retak atau bocor, menyebabkan sejumlah udara masuk akibat daya tarik dari pompa. Cara penangannya dengan menganti pipa.

3) Pompa tidak bekerja

Penyebab paling sering dari permasalahan ini terjadi karena putusnya sambungan listrik ke mesin pompa kolam renang. Selain itu, ada beberapa kemungkinan lain yang menyebabkan pompa sama sekali tidak bekerja atau tidak menyala. Misalnya saja adanya kebocoran kabel kelistrikan yang digunakan sebagai sumber tenaga pengerak motor dan bisa saja terjadi korslet pada kabel.

Sebelum Anda melakukan proses pengecekan dari beberapa penyebab masalah ini, pastikan Anda tidak basah dan menggunakan sandal berbahan karet (keamanan saat berinteraksi dengan kelistrikan). Bawalah voltmeter atau multimeter yang berfungsi untuk mengecek listrik, lakukanlah troubleshooting menggunakan multimeter untuk mencari lokasi kebocoran atau korsleting pada sambungan kabel di setiap jalur. Jika di setiap titik kelistrikan, pengkabelan dan suber daya listrik (power supplau) kondisi , atau hasil pengujiannya baik-baik saja, maka Anda perlu mempertimbangkan penyebab lainya.

Hal yang perlu Anda cek selanjutnya setelah memastikan sumber daya listrik tersambung dan bekerja sebagaimana mestinya adalah memperhatikan suara yang dikeluarkan oleh motor pompa. Perhatikanlah apakah Anda mendengar suara klik atau bergema di mesin. Jika iya, maka ada kemungkinan kapasitor menjadi penyebabnya. Kapasitor ini pada dasarnya bekerja seperti batrai yang berfungsi sebagai tarikan pertama berputarnya mesin pompa. Benda ini akan menyimpan beberapa daya yang didapat dari power supply untuk menjalankan tugasnya. Anda dapat menggantinya sendiri jika memiliki peralatan kelistrikan yang cukup lengkap ataupun jalan terakhir adalah membawanya ke tukang servis mesin.

4) Pompa Kolam renang mati dengan sendirinya

Terkadang, ada kemungkinan dimana pompa kita mati dengan sendirinya setelah selang atau durasi beberapa waktu. Hal ini dapat disebabkan karena motor atau mesin mengalami kondisi over-heating. Umumnya, pompa kolam renang akan menggunakan atau memerlukan listrik yang banyak dan sering kali juga memerlukan sumber daya yang konstan. Jika tengangan dari power supply tidak setabil, dapat menyebabkan mesin pompa cepat panas dan mengalami overheat. Terutama jika pemakaian listrik di rumah Anda cukup besar, hal ini juga akan mempengaruhi kekonsistenan listrik yang masuk ke pompa kolam renang. Nah, pada jam-jam sibuk rumah tangga, biasanya pemakaian atau konsumsi listrik Anda dan tenaga akan banyak, maka dari itu, menyalakan pompa pada malam hari dapat menjadi solusi selain menambahkan atat penstabil tegangan listrik (Stabilizer).

Penyebab lain yang membuat pompa kolam renang mati sendiri karena kipas pompa yang tidak bekerja optimal. Terdapat kipas pada pompa yang bekerja sebagai pendingin untuk mengeluarkan panas dari mesin pompa. Nah, bisa saja kipas ini kotor dan banyak debu yang terperangkap di dalamnya, sehingga menggangu sirkulasi udara di dalam motor atau mesin pompa, atau bisa juga terdapat benda atau kotoran yang cukup besar masuk melalui celah-celah sehingga menghambat putaran kipas. Semua hal ini dapat menyebabkan kipas tidak bekerja optimal atau bahkan tidak berputar, sehingga sirkulasi udara tidak berjalan baik untuk mendinginkan atau mengeluarkan udara panas dari dalam mesin. Lama-kelamaan mesin juga akan mengalami overheat dan mati dengan sendirinya.

Selain itu, suhu udara yang ekstrim atau sangat panas juga tentunya akan mempengaruhi suhu di dalam mesin pompa kolam renang, Nah, jika Anda berlokasi didaerah yang memiliki iklim lingkungan cukup panas, atau pada saat-saat musim kemarau, sebaiknya Anda membeli cover atau penutup untuk pompa yang berada di luar. Agar kipas pompa selalu berjalan optimal, rutinlah melakukan pengecekan dan pembersihan jika sudah dirasa perlu untuk dibersihkan.

5) Mesin Pompa atau Motor Menghisap Udara

Sangatlah penting pompa kolam renang memiliki casing khusus yang mampu menutup udara agar tidak masuk ke area mesin pompa. Akan tetapi, bisa saja terjadi dimana udara dapat masuk melalui retakan atau celah-celah yang ada di casing mesin pompa. Walaupun hal ini dapat dibilang sangat jarang terjadi, tapi tidak menutup kemungkinan bisa saja menjadi penyebab masukknya udara ke dalam mesin pompa. Anda akan melihat gelembung-gelembung udara yang keluar dari pompa ( sering kali terlihat di keranjang pompa). Ketika udara masuk ke dalam pompa dengan cukup besar, akan menyebabkan ganguan pada sistem sirkulasi. Beberapa hal yang paling sering menjadi penyebab masuknya udara adalah kebocoran jalur pemipaan, sambungan antar pipa yang tidak rapat, dan juga sambungan / seal yang tidak baik. Di beberapa kasus, umur pemakaian pompa atau durability dari pompa tersebut juga dapat menyebabkan terjadinya udara masuk ke sistem.

Cara palingmudah untuk mengidenfikasi kebocoran penyebab udara masuk ke pompa adalah dengan cara menyebar busa atau buih ke seluruh bagian pompa atau bagian tertentu yang Anda curigai, perhatikan busa tersebut, jika ada kebocoran atau retakan yang menyebabkan masukknya udara, busa akan terhisap masuk melalui area yang retak atau bocor. Setelah Anda mengetahui sumber retakan atau kebocoran, perhatikanlah tingkat keparahannya atau tingkat retakannya. Jika kecil, kita dapat menggunakan seal atau penutup dengan memanfaatkan seal yang tahan terhadap air waterproof. Namun, jika retakan atau celah cukup besar, maka kita perlu mengganti bagian tersebut.

Semoga penjelasan tentang Cara Mengatasi Masalah Pompa Kolam Renang dapat membantu Anda untuk mengatasi permasalahan yang sering terjadi pada pompa kolam renang. Dan untuk tindak lebih lanjut, Anda dapat melakukan penanganan sendiri atau menyerahkan permasalahan ini kepada orang yang telah ahli di bidang ini. Informasi whatsapp kami di 0811-1476-625.

Shop
Search
Akun Saya
0 Wishlist
0 Cart
Keranjang Belanja

Keranjang kosong

Anda dapat memeriksa semua produk yang tersedia dan membeli beberapa di toko Jakarta Piranti

Kembali ke toko